Gaspart : Madrid Suap Granada
Agen Bola - Klaim suap nampak mendekati " final " La Liga akhir minggu ini. Seseorang bekas presiden Barcelona lantas mencak-mencak, dengan Real Madrid jadi sasarannya.
Perebutan titel La Liga musim ini bakal tergantung pada jornada 38 di akhir minggu. Yang beradu yaitu dua rival langgeng, Barcelona serta Real Madrid ; Barca dijamu Granada, Madrid menyambangi Deportivo La Coruna.
Mendekati minggu krusial itu nampak klaim kalau Barca, pemuncak klassemen sesaat dengan kelebihan satu angka dari Madrid, telah berupaya menyogok beberapa pemain Granada serta ofisial untuk kompetisi itu.
Satu diantara yang lalu bereaksi, dengan keras, yaitu Joan Gaspart yang disebut presiden Barca pada periode 23 Juli 2000-12 Februari 2003. Madrid jadi tujuan kemarahannya.
" Hanya satu hal yang ditunaikan Real Madrid yaitu mengakibatkan kerusakan sepakbola, " tuturnya pada suratkabar Spanyol Ara yang ditulis Agen Bola.
" Saya bakal terasa bila jadi pemain Granada, lantaran itu seperti menyindir kalau saya dapat dibeli. Ini adalah satu buah praktek gak layak.
" Saya yakin pada sepakbola serta kejujurannya. Namun bila memanglah diketemukan bukti sekitar hal semacam itu, lewat penyelidikan menyeluruh, jadi club yang ikut serta sebaiknya dihukum, " tegasnya.
Catatan Agen Bola pria 71 th. yang saat ini jadi wakil presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) itu lalu juga mengulas satu buah peristiwa pada 1992, yang melibatkan Barca serta Madrid.
Saat itu Barca dituduh telah membayar Tenerife 7 juta euro sesudah mereka menaklukkan Madrid di hari paling akhir musim itu, yang bikin El Barca menyalip El Real serta juara La Liga.
" Siapa lantas yang menyampaikan itu yaitu seseorang pembohong. Yang ditunaikan Barcelona saat itu hanya mengundang Tenerife ke (trofi pramusim) Gamper, tak satu euro lantas diberikan, " tegas Gaspart.
Mendekati minggu krusial itu nampak klaim kalau Barca, pemuncak klassemen sesaat dengan kelebihan satu angka dari Madrid, telah berupaya menyogok beberapa pemain Granada serta ofisial untuk kompetisi itu.
Satu diantara yang lalu bereaksi, dengan keras, yaitu Joan Gaspart yang disebut presiden Barca pada periode 23 Juli 2000-12 Februari 2003. Madrid jadi tujuan kemarahannya.
" Hanya satu hal yang ditunaikan Real Madrid yaitu mengakibatkan kerusakan sepakbola, " tuturnya pada suratkabar Spanyol Ara yang ditulis Agen Bola.
" Saya bakal terasa bila jadi pemain Granada, lantaran itu seperti menyindir kalau saya dapat dibeli. Ini adalah satu buah praktek gak layak.
" Saya yakin pada sepakbola serta kejujurannya. Namun bila memanglah diketemukan bukti sekitar hal semacam itu, lewat penyelidikan menyeluruh, jadi club yang ikut serta sebaiknya dihukum, " tegasnya.
Catatan Agen Bola pria 71 th. yang saat ini jadi wakil presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) itu lalu juga mengulas satu buah peristiwa pada 1992, yang melibatkan Barca serta Madrid.
Saat itu Barca dituduh telah membayar Tenerife 7 juta euro sesudah mereka menaklukkan Madrid di hari paling akhir musim itu, yang bikin El Barca menyalip El Real serta juara La Liga.
" Siapa lantas yang menyampaikan itu yaitu seseorang pembohong. Yang ditunaikan Barcelona saat itu hanya mengundang Tenerife ke (trofi pramusim) Gamper, tak satu euro lantas diberikan, " tegas Gaspart.

Post a Comment