Situs Judi Bola - Antonio Di Natale gak dapat sembunyikan perasaan sedihnya kala mesti berpisah dengan Udinese. Diluar itu, Di Natale juga belum tahu apakah akan lanjut main atau pensiun.
Setelah 12 th. mengenakan seragam hitam-putih, Di Natale mengambil keputusan untuk pergi kala kontraknya berbarengan Udinese habis musim panas ini. Di club itu Di Natale peroleh status sebagai satu diantara penyerang top Italia.
Meski senantiasa ditawar klub-klub besar, Di Natale tetaplah setia dengan Il Zebrette sampai saat juga yang memisahkan mereka kala musim 2015/2016 jadi kali paling akhir dia jadi pemain Udinese.
Menurut Situs Judi Bola sayangnya pertandingan perpisahan Di Natale di Friuli, Minggu (15/5/2016) semalam, gak selesai manis untuk dia. Udinese kalah 1-2 dari Carpi yang tentunya terdegradasi meskipun Di Natale cetak gol melalui titik penalti.
Pada pertandingan itu Di Natale dalam keadaan gak fit lantaran cedera serta baru bermain di pertengahan babak ke-2.
" Saya rasa selanjutnya perjalanan berbarengan sepanjang 12 th. ini demikian hebat. Saya menginginkan berterima kasih pada club, kebanyakan orang yang berbarengan saya sampai kini, " kata Di Natale di Situs Judi Bola.
" Saya buat sendiri cedera waktu latihan, namun saya menginginkan bermain di 20 menit paling akhir serta dokter tim mengizinkannya, " sambungnya.
" Saya tenang-tenang saja hingga tempo hari, namun kala saya duduk di ruangan ubah malam ini, saya menangis seperti bayi. Bayangan sepanjang 12 th. itu terlintas. "
" Saya buat 227 gol. Saya berikan beberapa hal untuk club ini, cetak banyak gol, jadi saya mengharapkan tetaplah jadi sisi histori club ini, " tutupnya.
Di Natale tampak di kian lebih 400 tampilan di semua pertandingan sejak mulai gabung 2004 dari Empoli. Ada keseluruhan 227 gol dibuatnya.
" Saya bakal mengambil keputusan masalah hari esok selesai berlibur. Saya menginginkan di beri saat untuk berikir. Saya miliki jalinan mengagumkan dengan Udine. Udine telah berikan beberapa hal buat saya. Saya terasa tersanjung melalui cara kota ini memperlakukan saya serta saya begitu suka disini, " tutupnya.
Meski senantiasa ditawar klub-klub besar, Di Natale tetaplah setia dengan Il Zebrette sampai saat juga yang memisahkan mereka kala musim 2015/2016 jadi kali paling akhir dia jadi pemain Udinese.
Menurut Situs Judi Bola sayangnya pertandingan perpisahan Di Natale di Friuli, Minggu (15/5/2016) semalam, gak selesai manis untuk dia. Udinese kalah 1-2 dari Carpi yang tentunya terdegradasi meskipun Di Natale cetak gol melalui titik penalti.
Pada pertandingan itu Di Natale dalam keadaan gak fit lantaran cedera serta baru bermain di pertengahan babak ke-2.
" Saya rasa selanjutnya perjalanan berbarengan sepanjang 12 th. ini demikian hebat. Saya menginginkan berterima kasih pada club, kebanyakan orang yang berbarengan saya sampai kini, " kata Di Natale di Situs Judi Bola.
" Saya buat sendiri cedera waktu latihan, namun saya menginginkan bermain di 20 menit paling akhir serta dokter tim mengizinkannya, " sambungnya.
" Saya tenang-tenang saja hingga tempo hari, namun kala saya duduk di ruangan ubah malam ini, saya menangis seperti bayi. Bayangan sepanjang 12 th. itu terlintas. "
" Saya buat 227 gol. Saya berikan beberapa hal untuk club ini, cetak banyak gol, jadi saya mengharapkan tetaplah jadi sisi histori club ini, " tutupnya.
Di Natale tampak di kian lebih 400 tampilan di semua pertandingan sejak mulai gabung 2004 dari Empoli. Ada keseluruhan 227 gol dibuatnya.
" Saya bakal mengambil keputusan masalah hari esok selesai berlibur. Saya menginginkan di beri saat untuk berikir. Saya miliki jalinan mengagumkan dengan Udine. Udine telah berikan beberapa hal buat saya. Saya terasa tersanjung melalui cara kota ini memperlakukan saya serta saya begitu suka disini, " tutupnya.

Post a Comment